Pesta Kata

Kemampuan manusia dianggap cerdas atau tidak cerdas (konon) dilihat dari tulisan-tulisannya. Tidak hanya asal debat kata di udara tetapi juga mampu untuk menuangkan isi pemikirannya dengan berbagai tulisan. Tetapi untuk menemukan manusia seperti itu tidaklah mudah. Ada manusia cukup pandai retorika di udara namun kurang aktif dalam retorika di tulisan. Begitu pula dengan sebaliknya.

Dalam dunia akademik, hal tersebut jamak dijumpai baik di kalangan dosen maupun di kalangan mahasiswa. Jujur, memang tidak mudah menjadi seimbang antara berbicara serta menulis. Aku pun begitu. Sifat malas dan kurang berani adalah dua hal yang cukup ditakuti. Namun dengan memperbanyak membaca buku maka pengetahuan dan kepercayaan diri manusia pasti bertambah. Bagi yang kurang pandai berbicara, cobalah untuk berbicara di depan cermin karena cermin tidak punya kuasa untuk menghakimi dan menganggap manusia benar atau salah. Bagi yang kurang pandai menulis, tulislah apapun ide/gagasan di blog karena blog adalah salah satu wadah kebebasan berekspresi.

Nah, aku mengucapkan terima kasih kepada kawan2 KBM UGM yang telah menyelenggarakan Bulan Blogging selama 1 bulan. Di acara ini saya ‘sedikit’ terpaksa untuk belajar menulis sehingga banyak menghasilkan tulisan kutu sampah. Alhamdulillah walaupun pada akhirnya aku kena satu denda,aku mampu mengikuti acara ini hingga akhir. Semoga aku tetap semangat untuk menulis.

*Bacalah buku, jangan hanya baca udara – Kris Budiman*

Advertisements

Pemenang dalam BBKU

Pertama2 aku mau ucapkan terimakasih kepada keluarga besar KBM yg telah mengajak aku untuk mengikuti bulan blogging KBM UGM. Kedua aku mau ucapkan keluarga Gazpolian yang banyak kasih ide buat menulis di BB. Hari ini semua peserta diminta admin menentukan siapa 3 pemenang dalam BB KBM jilid II.
Oleh karena itu, ijinkan aku untuk memilih yang menurutku layak mendapatkan nilai cumlaude.
1. Prochnost alias Haji Samidin. Aku banyak berutang budi sama alien ini karena rata2 ide menulisku dari dia.Lalu ada beberapa tulisanku yang memuat nama dia baik itu nama asli atau samaran. Matur sembah nuwun.
2. Azzan Wafiq alias saya bukan maling jemuran. Selain karena faktor dia satu2nya teman SMP, ya cuma dia yang menahbiskanku untuk masuk kriteria 7 lelaki rupawan di KBM walaupun aslinya aku KBM imitasi. Aku cukup terhibur dengan tulisan2nya.
3. Ilmi alias handandnotes. Dia adalah orang pertama yg follow blogku. Ah, makasi mi.Tulisannya sering menyajikan CS. Di dalam tulisan2nya seakan aku mendapatkan pengetahuan baru.

Untuk penghargaan yang terbaik, aku tujukan kepada sodara Restu Ismoyo Aji yang telah membuat malam semakin tertawa karena coretan2nya. Sungguh imajinasi yang luar biasa sodara. Pokoke sampean pancen ngeten *kasi jempol*.

Sekian.

Bencana Ilmu adalah Lupa

Ilmu : science ; Pengetahuan : Knowledge

Ya itu kata google translate.
Tiap orang berhak mendapatkan pengetahuan tetapi belum tentu mampu memaksimalkan pengetahuannya.
Tiap orang bisa mendapatkan ilmu tetapi tidak semuanya mampu mengaplikasikannya dengan bermutu.
Mengapa bisa begitu ?
Karena manusia seringkali mudah lupa .
Iya lupa itu penyakit primer manusia.
Jika sudah menjadi penyakit primer maka lupa akan menjadi momok.
Jika sudah menjadi momok maka lupa akan menjadi bencana.
Maka dari itu Bencana Ilmu adalah Lupa.

*Koil – Aku Lupa Aku Luka.

Jarum Suntik

Jarum. Benda yang paling aku hindari. Benda ini juga yang paling aku benci. Aku membencinya karena dua hal yaitu vaksin dan tambal gigi. Dulu waktu SD, semua anak disuruh berbaris untuk antri mendapatkan vaksin yang katanya mampu menangkal berbagai penyakit. Sampai saat ini aku pun tidak paham dengan anjuran tersebut. La wong sampai sekarang juga masih sering sakit2an. Saat giliranku tiba, aku langsung lari dan menangis karena takut dengan jarum suntik. Aku harus dibujuk oleh beberapa guru yang berusaha meyakinkanku bahwa disuntik itu seperti digigit semut/nyamuk. Mitos yang sampai saat ini selalu dikatakan ke anak2. Alhasil, meskipun aku harus dipegangi guru-guru karena takutnya aku meronta, jarum suntik berhasil menembus lengan kanan atas. Aku sedikit meringis dan sampai saat ini kalo ingat kisah itu saya ‘gilo’ sendiri.

Kalo kasus tambal gigi itu aku nangisnya luar biasa. La gimana ndak nangis , aku yg masih imut harus dicabut dua gigi guna menambal gigi yang berlubang. Kata dokter suntikannya ‘hanya’ sakit sedikit. Ah, itu mungkin hanya menenangkanku supaya ndak teriak2 saat disuntik. Nyatanya, tetep saja aku nangis kencang sampai2 harus ditenangin mama. Aku pulang naik angkot sambil memegang pipi kananku yang sakitnya cukup luar biasa. Kalo ingat kisah tersebut duh rasanya ngeri sekali.

Aku benci jarum suntik. Kalo anda ?

Song About Month

Memasuki bulan tertentu, ada kebiasaan setiap manusia untuk mendengarkan lagu dengan judul sesuai bulan itu. Seperti contoh pada saat bulan November. Biasanya pengguna media sosial akan update lagu “November Rain
Guns N Roses. Kayak di path tuh yaa Listening to atau di twitter #NP (Now Playing). Biar keliatan dengerin walaupun belum mungkin yang update jarang atau bahkan ga pernah dengerin lagunya.
Nah berikut ada beberapa judul lagu yang berhubungan dengan bulan dan biasanya di upload pas awal bulan :
1. Januari – Glenn Fredly , 11 januari – Gigi.
2. February Song – Josh Groban.
3. The Ideas of March – Iron Maiden
4. April in Paris – Frank Sinatra
5. First of May – The Bee Gees
6. Satu Hari di Bulan Juni – Tulus.
7. Rain of July – The Monophone
8. 17 Agustus 1945 – Lagu yang paling sering diputer tiap Agustus
9. Wake Me Up When September Ends – Greenday (lagu favorit)
10. October – U2
11. November Rain – Guns N Roses.
12. Desember – Efek Rumah Kaca.

Nah apakah pembaca juga sering memutar lagu tersebut di setiap awal bulan ? Saya juga sering kok terutama bulan 9 dan bulan 12. Sekian.

Kualitas Tidur

Aktivitas yang paling membahagiakan di dunia ini adalah Tidur. Tanpa menggunakan latihan yang ribet dan struktural, manusia pasti bisa tidur dengan sendirinya. Dalam ilmu pengetahuan, kuantitas tidur yang baik antara 7-8 jam. Waktu yang paling baik adalah pukul 9  malam sampai dengan 5 pagi. Ketentuan itu hanya berlaku siswa SD dan SMP. Jika manusia sudah mengenal pola begadang maka   metode yang baik adalah bagaimana menentukan kualitas tidur yang baik. Di China, rata-rata manusia hanya menghabiskan waktu 5 jam. Tidur siang selama 1 jam dan sisanya digunakan untuk tidur malam. Sejatinya kualitas tidur yang baik juga ditentukan pola makan yang baik. Jika anda makan terlalu kenyang maka anda pasti akan segera tertidur. Menurut saya ada beberapa tips untuk mencapai kualitas tidur yang baik .

  1. Upayakan anda dalam kondisi lelah karena dijamin anda akan cepat tertidur pulas.
  2. Selalu bangun tidur atas kemauan sendiri kecuali anda sedang ikut bela negara.
  3. Jangan pernah menaruh hape disamping telinga anda apalagi kalo hapenya dipasang alarm.
  4. Bermimpilah. Di dalam mimpi akan muncul stimulan yang membuat otak bisa rileks sejenak.
  5. Jangan pernah menyetel musik menjelang tidur apalagi lagu galau seperti  tetap di dalam jiwa-isyana sarasvati.
  6. Jika 5 poin diatas anda tidak bisa melakukannya maka mintalah kepada Tuhan untuk menidurkan anda.

Tips diatas bisa anda coba dimanapun anda berada seperti di kost, di rumah ataupun di kamar mandi. Tidak ada garansi. Tips yang sudah dicoba tidak bisa anda kritisi karena ini bukan untuk dikritisi melainkan untuk dicoba. Sekian.

K0n515t3n D4N K0m1tm3n

Konsisten adalah kunci. Kunci untuk melanjutkan hidup. Hidup memang akan berlanjut dalam ketidakpastian dan ketidaktentuan, atau sebut saja ‘unpredictable’, namun ke-konsisten-an harus tetap dipertahankan. Namun kenyataannya ke-konsisten-an cukup sulit bagi manusia yang hidupnya terlalu santai. Iya, karena sebenarnya semua yang ‘terlalu’ slalu tidak baik.

Konsisten selalu berhubungan dengan komitmen. Komitmen ini dalam keseharian merupakan sesuatu yang hard to listen and harder to do. Komitmen harus dibangun dari perilaku positif manusia itu sendiri. Mayoritas manusia merasakan kebosanan, sesuatu yang konotatif, atau biasa disebut perilaku negatif.  Ketika kebosanan telah melanda manusia maka itu merupakan ujian terbesar dalam menghadapi komitmen dan konsisten. Pada saat itulah terjadi perang paradigma positif dan negatif, sekali lagi sesuatu yang bernama konsisten menuntut manusia untuk memenangkan bentuk positif.

Membangun komitmen dibutuhkan sifat konsisten, begitu pula sebaliknya, tanpa dukungan sifat konsisten tidak akan muncul suatu komitmen yang hakiki. Konsisten merupakan kontinuitas, pantang berhenti ditengah jalan, pada apapun kesulitan yang datang pantang lelah, pada berbagai kendala kapanpun pantang menyerah. Pada intinya, ketika komitmen ingin dibarengi dengan sifat konsisten maka ada tiga hal yang tidak boleh terlewatkan yaitu pantang ulur waktu, pantang tolak tugas, pantang tugas tidak selesai.