Surat Klarifikasi dari Moddie

img_0015.jpg

Apakah namamu sulit dieja? Apakah namamu sukar ditulis? Berbahagialah dan beruntunglah kamu jika namamu gampang diucapkan lidah orang Indonesia. Nah mari kita baca kisah tentang nama saya sendiri. Moddie Alvianto Wicaksono.

Buatlah kopi, siapkan keripik. Karena anda akan membaca kisah pendek selama 3-4 menit.

Sejak saya TK hingga SMA, nama saya sering salah diucapkan maupun dituliskan. Ada yang memanggil saya Maudy karena kemiripan nama dengan artis. Ada yang memanggil Modot karena saking berulah di dalam kelas. Ada pula yang memanggil nama Moldy karena dikira saudara seperburung dari vokalis Radja.

Itu baru soal pengucapan. Lain lagi dengan penulisan. Tak ada yang benar dalam menulis nama saya kecuali orangtua, istri, dan petugas akta nikah. Lainnya nihil. Ada yang menulis Modie, Moudy, Maudy, Moodie, Moldy, Mody, Modi dan masih banyak lagi. Ini menjadi soal dalam penulisan KTP, SIM, ijazah hingga akta kelahiran.

Sampai pada suatu saat saya lulus SD, nama saya salah dalam ijazah. Bukan nama depan yang keliru, melainkan nama tengahnya. Ditulis Alfianto. Merujuk pada sejarah, sebenarnya nama Alfianto yang direstui oleh kedua orangtua saya. Tapi apa daya, sang petugas akta kelahiran adalah keturunan Arab. Sulit membedakan huruf f dan v. Jadilah nama saya di akte kelahiran Alvianto.

Sesudah masalah penulisan dan pengucapan, ada yang lebih heboh lagi. Persoalan asal nama. Sejatinya saya maklum mengapa banyak orang menanyakan asal nama Moddie. Nama yang unik sekaligus menggemaskan. Berbeda jika saya mempunyai nama Abdul, Fajar, atau Dimas. Tentu tak akan ada pertanyaan. Banyak duplikatnya.

Jadi sejak saat itu saya merumuskannya begini. Nama Moddie itu berasal dari dua kata. Monday dan Manado. Kata Monday berasal dari hari saya dilahirkan. Sedangkan kata Manado adalah kota dimana ayah saya bekerja disana saat ibu saya mengandungku. Jadi, sekarang tahu kan asal mula nama Moddie? Cukup sampai disini aja kah? Belum.

Setelah membedah nama Moddie, mari kita simak nama tengah saya. Alvianto. Mengapa saya diberi nama tengah Alvianto? Jawabannya adalah Alvianto adalah dokter yang membantu ibu saya dalam persalinan. Tapi ya itu aslinya bernama Alfianto. Namun, karena sesuatu hal yang telah saya ungkapkan pada paragraf keempat maka berubah menjadi Alvianto.

Apakah cukup sampai disini? Saya pikir iya. Karena nama belakang saya tak perlu dipertanyakan lagi. Wicaksono adalah nama alias dari bijaksana. Maksudnya supaya saya lahir, tumbuh, dan berkembang menjadi orang yang bijaksana. Semoga.

Berkaitan dengan nama, saya jadi ingin memasukkan selopan sandal kepada salah satu teman saya. Mengapa begitu? Baru-baru ini ada peristiwa penyidik KPK yaitu Novel Baswedan yang disiram air keras oleh dua pengendara motor sehabis sholat subuh. Apakah permasalahannya?

Jadi begini, pada salah satu grup WA, seorang teman berkata, “Novel Baswedan itu saudaranya Pak Anies ya? Ya Allah, saudaranya aja didzalimi apalagi nanti Pak Anies ya?”

Wadefak. Mak petuntung. Tak dung tak ces. Begitulah ungkapan hati saya saat mendengar pernyataan itu. Sejatinya kemiripan nama bukan berarti kemiripan nasib. Saya kasih contoh. Bambang Pamungkas dan Dimas Probo Pamungkas. Apakah sama? Tampak sama nyatanya beda. Bambang Pamungkas bisa memikat klub Persija Jakarta sedangkan Dimas Probo Pamungkas lihai memikat hati wanita. Sama-sama memikat namun objeknya berbeda.

Ada lagi yang membuat saya jengkel sekaligus tertawa. Baru-baru saya kembali mendapat cemooh tentang kafir dan munafik. Ya, saya dibully karena salah satu artikel saya menyinggung soal muslim. Katanya, saya bukan saudara seiman. Duh.

Mulanya saya jengkel tapi kemudian tertawa. Kenapa begitu? Karena selain saya dicap kafir, saya juga dianggap kefir. Selain dianggap munafik, saya juga dikatakan munafie. Entah itu persoalan salah ketik atau penistaan terhadap kulit saya, kafir dan kefir itu berbeda. Begitu pula munafik dan munafie itu lain artinya.

Asal kalian tahu, kalo kefir artinya fermentasi susu kambing sedangkan munafie adalah merek daleman. Wanita pula.

Advertisements

5 thoughts on “Surat Klarifikasi dari Moddie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s