Larangan dalam aksi 313

gudang-mobile.blogspot.co.id

Jumat adalah tanggal baik. Bagi sebagian masyarakat Indonesia percaya bahwa Jumat adalah hari paling baik. Apalagi hari Jumat tanggalnya juga ciamik nan menggelitik. 313. Tentunya banyak yang berharap semoga hari Jumat benar-benar memberi kebaikan untuk semua.

Di lini masa sudah beredar bahwa akan ada aksi 313. Banyak yang bilang aksi 313 adalah kelanjutan dari aksi 411, 112, dan 212. Menarik memang. Secara kebetulan beberapa saat yang lalu aksi juga terjadi di hari Jumat. Dan kini kembali aksi serupa akan berulang pada hari Jumat.

Kalo begitu, akankan lebih baik menerbitkan surat edaran atau bahkan surat keputusan jika hari jumat diperingati sebagai hari aksi? Ah itu biarkan saja urusan pemerintah. Toh kita pun hanya bisa menekan pemerintah melalui situs change.org

Daripada mengutak-atik antara angka dan hari, saya akan memberi tips kepada kalian. Apa itu? Ya. Tips bagi kalian yang akan mengikuti aksi 313.

Kali ini, saya akan memberi tips, hal-hal apa saja yang tak boleh dilakukan saat aksi 313. Mari kita simak dan jelenterehkan.

1. Jangan lewat

Ini penting bagi kaleyan semua. Jangan sekali-kali melewati jalan-jalan utama yang dilalui massa aksi. Jelas, disana akan bergerombol massa aksi yang diperkirakan lebih dari 7 juta manusia. Itu belum termasuk tumbuhan macam pepohonan dan hewan semut atau kucing.

Bayangkan jika mereka berkumpul di satu atau beberapa titik. Berapakah jumlah makhluk hidup yang hadir dalam aksi 313? Tentu akan menjadi sangat muacet dan padat.

Pagi hari saja, Jakarta sudah membawa kemacetan tanpa ada aksi massa. Lha ini. Sudah aksi massa ditambah lagi hari Jumat. Hari terpendek bagi umat manusia yang bekerja kantoran di seantero Indonesia terlebih Jakarta. Jelas pengguna jalan tambah kemrungsung dan lebih mengerikan.

Saran saya, anda jangan melewati jalan darat. Lebih baik lewat jalan udara. Masak situ kalah sama anak mantan menteri yang hampir telat datang sekolah kemudian naik helikopter? Ditirulah.

Minimal jika ga bisa beli atau nyewa helikopter. Kamu bisa naik forklift trus loncat kesana kemari. Mumpung Jakarta lagi bangun MRT.

2. Bawa senjata 

Wa ini jangan macam-macam. Lebih baik anda membawa sari roti yang cukup mengenyangkan perut. Atau bawa air mineral 240 ml.

Jangan sekali-kali bawa senjata. Apapun bentuknya. Baik senjata tumpul maupun senjata tajam. Baik yang lonjong maupun yang bergerigi. Baik yang padat maupun yang pipih. Jangan sekali-kali dibawa.

Lha situ sudah siap berhadapan dengan satpol PP? Polisi? Atau tentara. Ingat yang boleh membawa senjata ya cuman pihak yang berwenang. Lha kaleyan siapa? Massa aksi saja bung. Belum tentu juga dapat izin dari mereka. 

Terlebih lho ya, kaleyan membawa senjata macam palu dan arit. Lha kaleyan mau bikin rumah? Kok pake palu? Atau kaleyan mau tanam padi dan jagung? Kaleyan lupa ini di jalan! Bukan di ladang!

Apalagi jika kaleyan ternyata bawa kedua alat tersebut kemudian ditaruh di jalan. Lantas disilangkan. Waduh, sudah aksi terancam tak dikasi izin, eh malah berujung ke hotel prodeo. 

Lho kok bisa? Tanya saja pada janggut yang bergoyang.

3. Menggunakan jersey

Nah ini harus diperhatikan dengan benar dan seksama. Jangan sekali-kali mengikuti anjuran tersebut. Sudah jelas bukan bahwa yang dipakai adalah gamis, baju koko, atau pokoknya pakaian yang berwarna putih.

Jadi jangan pernah memakai jersey Arema, Persija, Persebaya, atau Persib. Sudah jelas mereka berwarna biru, oranye dan hijau. Apalagi kan itu jersey sepakbola. Bukan pakaian aksi. 

Tapi nanti anda bisa berkilah bukan? Bukankah orang Indonesia memang tercipta untuk berkilah dan bersilat lidah? Pasti ada saja nanti orang yang memakai jersey putih.

Kalo anda memang ngotot begitu dan keras kepala tak berujung, ya sudah. Tak apa-apa. Saya beri toleran. Tapi tolong sekali saja jangan mengabaikan pesan saya yang satu ini. Serius. Tolong disimak.

Jangan sekali-kali pakai corak yang kotak-kotak. Kenapa? Ya karena bumi itu bulat. Kalo kotak ya harus penjara. Ya kan?

4. Jangan chat dengan selingkuhan

Kalo saran yang ini juga cukup penting. Masa pemimpin atau masa aksi sedang mengobarkan semangat api perjuangan. Melontarkan kata dan kalimat. Bahkan sampai menata kata-kata. Eh kaleyan lagi main gawai.

Ya dikira nanti kaleyan adalah penyusup. Semua orang sibuk mengepalkan dan mengacungkan tangan kiri, eh, kanan sambil berteriak. Weh, malah kaleyan sedang asyik mojok sambil pegang gawai.

Iya sih, kaleyan mungkin bisa berkilah kalo sedang mengirimkan pesan berantai agar khalayak semakin ramai mengikuti aksi. Atau mungkin sedang menata kata dan memberi untaian kata supaya terlibat aksi. Tak apa-apa.

Tapi tolong sekali lagi, kalo memang kaleyan melakukan hal demikian maka cukup sampai disitu saja. Jangan lebih. Memang beberapa orang terlahir memiliki kelebihan bahkan diantaranya berlebihan.

Berlebihan yang bagaimana? Jangan sekali-kali saat aksi sibuk chat dengan selingkuhan. Kelewat batas bung. Ini namanya demokrasi kebablasan.

5. Berciuman

Apa perlu dijelaskan tentang tips terakhir? Ya mikir dong. Ini aksi jilid sekian bukan aksi perayaan LGBT! 

Pokoknya jangan sampe melakukan kejadian bodoh. Melakukan di dunia maya saja sudah bisa menjadi viral hanya dalam beberapa menit saja. Palagi kaleyan melakukan di dunia nyata. Waduh dalam sepersekian detik maka besok wajah kaleyan akan terpampang di media massa. Sudah dihujat, dihina ditambah lagi yang sekarang lagi ngetren. Dibuat meme.

Nanti bisa dibuat begini. “Di saat kami lagi aksi jilid sekian, kaleyan malah asyik berciuman”. Duh. 

Ya sudah. Itu adalah tips yang tidak boleh dilakukan saat kaleyan ikut aksi 313. Ingat! Tidak boleh dilakukan. Ini bukan makruh. Tapi haram!

Boleh kan bilang haram? Masak dari kemarin kafir melulu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s