KaTeTe dan D19

Perjalanan menjadi ahli Timur Tengah dimulai dari tahun 2014. Ketika itu saya menempuh dunia pendidikan di “Kampus Kemarau” Jogjakarta. Saya memasuki jurusan yang dari awal berdiri sampai sekarang peminatnya tidak lebih dari 20 orang. Mengambil jurusan tidak populer ini adalah sebuah resiko. Terlebih paradigm jika masuk ke jurusan ini untuk menjadi Abu Bakar Al Baghdadi atau Osama Bin Laden. Salah besar jika mereka semua mengira hal tersebut. Hal yang paling penting jika anda mulai memasuki jurusan ini adalah Anda akan dibaiat menjadi KTT. Ahli Tina-Tini dalam dunia Timur Tengah.

Sebelum memasuki jurusan ini saya dinasehati oleh dua sahabat saya dari kota Apel bahwa kamu harus berjenggot supaya kaffah dalam dunia pendidikan tersebut. Tentu saja saya mengernyitkan dahi. Lebih baik saya operasi mata daripada harus menumbuhkan jenggot. Saya masih berpikir kalo jenggot itu hanya aksesoris semata. Hahaha.

Oke. Perkenalan saya dengan mahasiwa mahasiwa KaTeTe dimulai dengan seseorang yang tinggi besar layaknya atlet pencak silat. Namanya Amen Wijaya a.k.a Bebeb. Sekilas anak ini adalah jauh lebih dari tua daripada saya. Sosoknya yang berwibawa dan tegap mengingatkan saya pada lagu “Arjuna”. Mengapa saya bilang begitu karena jelas dia akan menjadi idola kaum Hawa KaTeTe. Manusia kedua adalah Ahmet Sub’Yadi a.k.a Pak Yadi. Perawakannya yang gemuk, sorot mata tajam dan saya pikir dia cocok untuk menjadi kakaknya Smurf. Calon ketua KaTeTe ini adalah sahabat saya karena hanya dengannya saya bisa ngomong bahasa Malangan dan hanya dia dalam sejarah hidup saya memanggil dengan sebutan “bleh” . Hobinya yang suka menjelajah seperti “Angin” menegaskan bahwa dirinya pantas menjadi supir truk. Partner prensentasi saya yang satu ini adalah seorang perempuan yang mentahbiskan bahwa dirinya adalah pecinta lagu dangdut. Salut. Disaat yang lain terjebak dalam Korean atau Turkey dirinya masih “Indonesia Saja”. Dialah Epha Nurmalasari a.k.a Mala. Sesosok perempuan dengan kerudung dan kacamata yang menghiasi rupanya. Ustadz yang satu ini adalah karib saya sejak masuk kuliah. Bayangkan saya selalu sekelas dengan beliau bahkan ada kelas yang isinya cuma dua manusia. Sebut saja namanya Feriyadi a.k.a BangBer. Beliau disebut begitu karena layak dipanggil abang daripada om atau bapak. Walaupun selalu dicibir anak-anak karena sifat amnesianya namun beliau selalu meng’Hadapi Dengan Senyuman’ apapun masalahnya. Nah, Sosok yang satu ini adalah wanita yang selalu tersenyum sampe-sampe pipinya merona merah. Silent Reader tapi sekali ngomong membuat para lelaki terdiam. Seakan-akan mengeluarkan ‘Petuah Bijak’ dan bahkan Pak Harno pun terdiam jika dirinya berbicara. Namanya Shiti Khumatjaroeh a.k.a Mhay. Hobinya makan nasi goreng dengan porsi ¼ piring mewarnai keunikannya.

Menjadi Ustadz di Televisi merupakan ritual kesehariannya. Usaha catering dan WO adalah cara beliau menambah penghasilannya. Satu-satunya mahasiwa di angkatan saya yang mempunyai dua anak dan satu istri. Namanya Imam Wicaksono a.k.a Kanda Imam. Perawakannya gemuk dan menurut banyak orang, beliau ini cocok untuk mendirikan “Laskar Cinta” karena tujuannya untuk menebarkan benih-benih cinta di kelasnya. Perempuan yang satu ini selalu bernada syahdu jika bicara. Walaupun kelihatannya jauh lebih dewasa namun nyatanya dia lebih muda dari saya. Namanya Yahrotun Na’imah a.k.a Mbak Yay. Mungkin di KaTeTe Cuma dia yang bisa menirukan “Suara Alam”. Alvin Hak Siroto a.k.a Apin. Begitu Alif menyebutnya. Penyayang binatang dan berhati feminine adalah dua sifat utamanya. Menurut dia, “Hidup Ini Indah” bila semua anak KaTeTe hidup saling berpasang – pasangan. Uni adalah panggilan akrab bagi dirinya. Semua orang di KaTeTe bahkan awak – awak Bonbin pun tau kalo dia berasal dari Padang. Nama aslinya Shyinta Fitrya Utamie a.k.a Uni. Wanita ini memiliki kembaran bernama Nyai Evayatun Nikmat a.k.a Evha. Pasangan ini layak disematkan sebagai “Dua Sedjoli” karena selalu pergi bersamaan bahkan konon katanya ke kamar mandi pun juga bareng. Ahh, namanya juga kembar jadi wajar jika mereka melakukan itu semua.

Aupha Alpian Mustafa a.k.a Aufa adalah orang paling misterius yang saya kenal. Mungkin slogannya Jarang Bicara namun Banyak Menulis. Sungguh saya salut sama manusia seperti ini. Di “Satu Sisi” hanya dia yang mampu dan cocok dengan ketua jurusan saya karena saking seringnya ngobrol baik menggunakan bahasa Arab maupun Indo. Barangkali bahasa kalbu juga diikutkan. Nailna Indriyanti Nugroho a.k.a Nilnang Ning Gung. Perempuan paling muda dan paling eksentrik (banyak gaya). Sering dibully namun Cuma dia satu – satunya anak yang IPnya cumilaudeh. Dia selalu “Cemburu” jika rivalnya yaitu Uni ngobrol dengan Bang Ber karena menurutnya hanyalah Nailna yang berhak memenangkan hatinya Nailna. Dzulkifli Moodotu a.k.a Noe. Hingga kini tak seroang teman KaTeTe yang paham mengapa dirinya dipanggil Noe. Namun dia mengklaim dirinya mirip sekali dengan Noe Letto. Khayalan Tingkat tinggi sepertinya. Anak – anak selalu sopan jika ngobrol dengan dirinya karena mungkin dirinya adalah seorang Gus. Dan “Bukan Rahasia” lagi jika dirinya menyimpan rasa dengan salah seorang anggota KaTeTe. Hmm. Dia adalah orang yang paling atraktif yang saya kenal. Berulangkali tawaran casting ditolaknya karena dia takut terkenal. Dia selalu mengatakan dia tak mau kurus karena takut dikira ga bahagia. Dia selalu ingn terdepan dalam presentasi hanya karena untuk menarik perhatian seseorang. Namanya Muuahsomah a.k.a Mua. Sayangnya harapannya menjadi “Kosong” karena mungkin salah satu teman KaTeTenya sebut saja Noe tidak membalas cintanya. Tragis. Novia Rakhma Ramdhani a.k.a Nophay adalah perempuan teristimewa yang saya kenal. Jika boleh jujur sebenarnya dia ga terlalu istimewa namun dia membuatku tak punya pilihan lainnya. Menurut saya dia adalah “Dewi” dari segala dewi yang ada di dunia ini dan saya pun sudah “Larut” ke dalam jiwanya.

Sedangkan apa yang dapat saya deskripsikan pada diri saya. Saya Moddie Alvianto Wicaksono. Anak KaTeTe ke 16 dan saya pengagum musikalitas Ahmad Dhani (Dewa 19).

Dialog Antar Agama
Dialog Antar Agama
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s