Month: September 2015

Alunan Kopi

i-think-therefore-ive-had-my-coffee-quote-1

Hidup dimulai setelah meminum kopi. Kalimat ini benar adanya. Menurut saya, kopi itu adalah sesuatu yang unik. Banyak orang minum kopi tidak hanya segelas dalam sehari melainkan dua hingga tujuh gelas perhari. Contoh orang-orang peminum kopi berat seperti Albert Camus,Gus Mus bahkan Cak Nun. Penelitian medis mengatakan bahwa kandungan kafein terhadap kopi mempengaruhi tingkat kognitif seseorang. Maka tak jarang siapapun yang meminum kopi secara rutin akan menjadi orang besar (subjektif). Kalo kata Karl Marx bilang agama adalah candu maka saya bisa mengatakan bahwa kopi adalah candu !!!.

Bagi saya, dengan meminum kopi membuat jaringan otak dapat bereaksi secara cepat dan dinamis. Kalo pun dianggap lebay ada baiknya melihat bahwa sufi itu adalah peminum kopi yang rajin. Dalam Tarikh Ibnu Toyyib dikatakan bahwa “Kopi adalah penghilangan kesusahan pemuda, senikmat-nikmatnya keinginan bagi kamu yang sedang mencari ilmu. Kopi adalah minuman orang yag dekat pada Sang Pencipta karena didalamnya ada kesembuhan bagi para pencari hikmah diantara manusia. Kopi adalah minuman yang digunakan untuk taqarrub yaitu mendekatkan diri pada Sang Pencipta yang mana memiliki banyak manfaat baik secara medis maupun rohani”.

Maka, Nikmat Kopi mana yang kau dustakan ? Mulailah minum kopi karena kopi adalah alasan mengapa Manusia mampu berpikir.

Advertisements

KaTeTe dan D19

Perjalanan menjadi ahli Timur Tengah dimulai dari tahun 2014. Ketika itu saya menempuh dunia pendidikan di “Kampus Kemarau” Jogjakarta. Saya memasuki jurusan yang dari awal berdiri sampai sekarang peminatnya tidak lebih dari 20 orang. Mengambil jurusan tidak populer ini adalah sebuah resiko. Terlebih paradigm jika masuk ke jurusan ini untuk menjadi Abu Bakar Al Baghdadi atau Osama Bin Laden. Salah besar jika mereka semua mengira hal tersebut. Hal yang paling penting jika anda mulai memasuki jurusan ini adalah Anda akan dibaiat menjadi KTT. Ahli Tina-Tini dalam dunia Timur Tengah.

Sebelum memasuki jurusan ini saya dinasehati oleh dua sahabat saya dari kota Apel bahwa kamu harus berjenggot supaya kaffah dalam dunia pendidikan tersebut. Tentu saja saya mengernyitkan dahi. Lebih baik saya operasi mata daripada harus menumbuhkan jenggot. Saya masih berpikir kalo jenggot itu hanya aksesoris semata. Hahaha.

Oke. Perkenalan saya dengan mahasiwa mahasiwa KaTeTe dimulai dengan seseorang yang tinggi besar layaknya atlet pencak silat. Namanya Amen Wijaya a.k.a Bebeb. Sekilas anak ini adalah jauh lebih dari tua daripada saya. Sosoknya yang berwibawa dan tegap mengingatkan saya pada lagu “Arjuna”. Mengapa saya bilang begitu karena jelas dia akan menjadi idola kaum Hawa KaTeTe. Manusia kedua adalah Ahmet Sub’Yadi a.k.a Pak Yadi. Perawakannya yang gemuk, sorot mata tajam dan saya pikir dia cocok untuk menjadi kakaknya Smurf. Calon ketua KaTeTe ini adalah sahabat saya karena hanya dengannya saya bisa ngomong bahasa Malangan dan hanya dia dalam sejarah hidup saya memanggil dengan sebutan “bleh” . Hobinya yang suka menjelajah seperti “Angin” menegaskan bahwa dirinya pantas menjadi supir truk. Partner prensentasi saya yang satu ini adalah seorang perempuan yang mentahbiskan bahwa dirinya adalah pecinta lagu dangdut. Salut. Disaat yang lain terjebak dalam Korean atau Turkey dirinya masih “Indonesia Saja”. Dialah Epha Nurmalasari a.k.a Mala. Sesosok perempuan dengan kerudung dan kacamata yang menghiasi rupanya. Ustadz yang satu ini adalah karib saya sejak masuk kuliah. Bayangkan saya selalu sekelas dengan beliau bahkan ada kelas yang isinya cuma dua manusia. Sebut saja namanya Feriyadi a.k.a BangBer. Beliau disebut begitu karena layak dipanggil abang daripada om atau bapak. Walaupun selalu dicibir anak-anak karena sifat amnesianya namun beliau selalu meng’Hadapi Dengan Senyuman’ apapun masalahnya. Nah, Sosok yang satu ini adalah wanita yang selalu tersenyum sampe-sampe pipinya merona merah. Silent Reader tapi sekali ngomong membuat para lelaki terdiam. Seakan-akan mengeluarkan ‘Petuah Bijak’ dan bahkan Pak Harno pun terdiam jika dirinya berbicara. Namanya Shiti Khumatjaroeh a.k.a Mhay. Hobinya makan nasi goreng dengan porsi ¼ piring mewarnai keunikannya.

Menjadi Ustadz di Televisi merupakan ritual kesehariannya. Usaha catering dan WO adalah cara beliau menambah penghasilannya. Satu-satunya mahasiwa di angkatan saya yang mempunyai dua anak dan satu istri. Namanya Imam Wicaksono a.k.a Kanda Imam. Perawakannya gemuk dan menurut banyak orang, beliau ini cocok untuk mendirikan “Laskar Cinta” karena tujuannya untuk menebarkan benih-benih cinta di kelasnya. Perempuan yang satu ini selalu bernada syahdu jika bicara. Walaupun kelihatannya jauh lebih dewasa namun nyatanya dia lebih muda dari saya. Namanya Yahrotun Na’imah a.k.a Mbak Yay. Mungkin di KaTeTe Cuma dia yang bisa menirukan “Suara Alam”. Alvin Hak Siroto a.k.a Apin. Begitu Alif menyebutnya. Penyayang binatang dan berhati feminine adalah dua sifat utamanya. Menurut dia, “Hidup Ini Indah” bila semua anak KaTeTe hidup saling berpasang – pasangan. Uni adalah panggilan akrab bagi dirinya. Semua orang di KaTeTe bahkan awak – awak Bonbin pun tau kalo dia berasal dari Padang. Nama aslinya Shyinta Fitrya Utamie a.k.a Uni. Wanita ini memiliki kembaran bernama Nyai Evayatun Nikmat a.k.a Evha. Pasangan ini layak disematkan sebagai “Dua Sedjoli” karena selalu pergi bersamaan bahkan konon katanya ke kamar mandi pun juga bareng. Ahh, namanya juga kembar jadi wajar jika mereka melakukan itu semua.

Aupha Alpian Mustafa a.k.a Aufa adalah orang paling misterius yang saya kenal. Mungkin slogannya Jarang Bicara namun Banyak Menulis. Sungguh saya salut sama manusia seperti ini. Di “Satu Sisi” hanya dia yang mampu dan cocok dengan ketua jurusan saya karena saking seringnya ngobrol baik menggunakan bahasa Arab maupun Indo. Barangkali bahasa kalbu juga diikutkan. Nailna Indriyanti Nugroho a.k.a Nilnang Ning Gung. Perempuan paling muda dan paling eksentrik (banyak gaya). Sering dibully namun Cuma dia satu – satunya anak yang IPnya cumilaudeh. Dia selalu “Cemburu” jika rivalnya yaitu Uni ngobrol dengan Bang Ber karena menurutnya hanyalah Nailna yang berhak memenangkan hatinya Nailna. Dzulkifli Moodotu a.k.a Noe. Hingga kini tak seroang teman KaTeTe yang paham mengapa dirinya dipanggil Noe. Namun dia mengklaim dirinya mirip sekali dengan Noe Letto. Khayalan Tingkat tinggi sepertinya. Anak – anak selalu sopan jika ngobrol dengan dirinya karena mungkin dirinya adalah seorang Gus. Dan “Bukan Rahasia” lagi jika dirinya menyimpan rasa dengan salah seorang anggota KaTeTe. Hmm. Dia adalah orang yang paling atraktif yang saya kenal. Berulangkali tawaran casting ditolaknya karena dia takut terkenal. Dia selalu mengatakan dia tak mau kurus karena takut dikira ga bahagia. Dia selalu ingn terdepan dalam presentasi hanya karena untuk menarik perhatian seseorang. Namanya Muuahsomah a.k.a Mua. Sayangnya harapannya menjadi “Kosong” karena mungkin salah satu teman KaTeTenya sebut saja Noe tidak membalas cintanya. Tragis. Novia Rakhma Ramdhani a.k.a Nophay adalah perempuan teristimewa yang saya kenal. Jika boleh jujur sebenarnya dia ga terlalu istimewa namun dia membuatku tak punya pilihan lainnya. Menurut saya dia adalah “Dewi” dari segala dewi yang ada di dunia ini dan saya pun sudah “Larut” ke dalam jiwanya.

Sedangkan apa yang dapat saya deskripsikan pada diri saya. Saya Moddie Alvianto Wicaksono. Anak KaTeTe ke 16 dan saya pengagum musikalitas Ahmad Dhani (Dewa 19).

Dialog Antar Agama
Dialog Antar Agama

19 ‘Dan’ 507

Menjadi mahasiswa Kajian Budaya Media (KBM) UGM tidak sesulit dibayangkan di benak masyarakat Indonesia. Kamu cukup sering ngopi di Raja Sabi Aceh a.k.a Gazpol, berkunjung ke kediaman mbak SIsca dan fasih menirukan suara Jenaaaang Jenaaaang. Satu tahun lamanya bagi saya untuk menjalani proses menjadi anak KBM seutuhnya. Sedikit boleh saya ceritakan bagaimana proses saya mengenal dan melebur bersama cah – cah KBM.
Abdul Hair a.k.a Hari adalah ‘Sahabat Sejati’ saya mulai dari kuliah S1 hingga kini. Dialah orang yang mencerahkan dan membelalakkan mata hati saya bahwa KBM adalah jurusan yang keliru bagi khalayak muda. Dia juga yang menjerumuskan saya ke jalan yang benar sehingga sampai saat ini saya jarang absen ngopi di tempat tersebut. Dimas PP a.k.a Dimmy adalah sesosok alien (perhatikan kepalanya!!!) yang dikenalkan Hari pada saya. Awalnya saya kikuk mengobrol dengan dia. Namun ketika dia berkata bahasa malangan ‘Mudah Saja’ bagi saya untuk langsung bercakap – cakap dengan si alien ini. Fajar Prasetyo a.k.a. Jarwo adalah Frankenstein di masa modern yang bertempat tinggal di Bonbin. Dia adalah sesosok yang tidak pernah lelah berkata ‘Itu Aku’ supaya teman – teman disekelilingnya mampu memahami dia. Kata-kata “Jangan Diulangi lagi ya vre” sekarang menjadi slogan khusus bagi KBM. Reza Pahlevi a.k.a Levi namun dirinya lebih suka dipanggil Sunarko mungkin karena dia Suka Makan Remahan Batako. Dia jelmaan Harry Potter di jurusannya. Banyak wanita KBM jatuh hati padanya namun dia seolah ‘Ta’kan Pernah Menyesal’ untuk menolaknya. Asal kamu tahu bahwa dia satu-satunya mahasiswa KBM yang dipanggil mboss. Neli F. a.k.a Bulek Fafa adalah wanita misterius dari sorotan matanya. Mengingatkan saya pada legenda alm. Suzanna. ‘Kita’ adalah teman satu SD dan satu angkot. Sungguh kebetulan yang disengajakan. Aulia T. a.k.a Uli adalah sesosok yang selalu membawa mikrofon kemanapun dia pergi. Pecinta alam dan penggemar berat buku dengan judul Sejarah Postmodernisme adalah deskripsi yang tepat bagi Uli. ‘Jalan Terus’ adalah motto hidupnya sampai – sampai tak tahu harus berlabuh kemana lagi dirinya. Dhini a.k.a Mak Dhini adalah pelukis yang tekenal di masanya. Selalu menampakkan tingkah laku anak-anak walaupun kelakuan seperti lanjut usia. Lagu ciptaannya adalah ‘Ketidakwarasan Padaku’. Lagu ini diciptakan karena teman – teman di KBM tidak pernah mengerti maksud dan tujuan arah pembicaraannya. Awesome. Defiana D. a.k.a Dede’ adalah salah satu penari terbaik yang pernah dimiliki KBM. KBM akan runtuh jika dia menari. Dede’ paling semangat jika diajak karaoke apalagi ketika disuruh menyanyikan lagu andalannya ‘Berhenti Berharap’.
Makhluk Hidup diatas adalah aktor-aktor utama didalam dunia KBM. Aktor- Aktor figuran ini jarang saya temui namun cukup memberi inspirasi saya jika sedang berkumpul dengan mereka. Rhea a.k.a Nyonyo adalah penari balet di era kini. Gerakannya sungguh luwes sehingga bisa menghasilkan berbagai gaya. Gaya ‘Melompat Lebih Tinggi’ adalah gaya favoritnya yang membuat takjub teman-teman KBM. Dita a.k.a Sesepuh. Usianya yang lebih tua dari Arema membuat kita segan jika berdebat dengan dia. Bicaranya lugas sampai ga ada lampu merahnya. Semoga kita masih bisa bertemu pada ‘Saat Aku Lanjut Usia’. Vina a.k.a. Shrimp karena dia berasal dari SIdoarjo. Pecinta Korea dan calon kuat pengganti Mamah Dedeh. Dia selalu mengajarkan ‘Tentang Hidup’ karena tausiyahnya yang selalu didengarkan oleh teman-temannya. Hesti a.k.a Hamo adalah pecinta anjing terutama anjing jalanan. Jika ngomong seperti penyanyi cilik Romaria sehingga selalu mem’Buat Aku Tersenyum’. Sayangnya semester ini aku belum bisa berjumpa lagi dengan dia. Bang Ade a.k.a antirender adalah salah satu seniman yang cukup beken di Jogjakarta. Kembaran dari Sidharta Gautama ini selalu menggunakan sepatu Supra supaya selalu terdepan di karirnya. Seolah ingin men’Tunjukkan Padaku’ bahwa dia adalah seniman yang agamis sekaligus fashionable. Yenny a.k.a Mache adalah perempuan yang berasal dari pulau yang jauh. Hanya Google yang tahu darimana dia berasal. Pengalaman sebagai figuran ‘Yang Terlewatkan’ dalam sinema Si Manis Jembatan Ancol membuat dia mudah dikenal oleh banyak pihak termasuk penjaga Cinema XXI (baca: kali kali satu). Yul a.k.a Dewi Yull adalah muslimah pertama sepanjang KBM telah berdiri. Mungkin dia layak disematkan sebagai penjaga pintu surga sampai ‘Hingga Ujung Waktu’. Wajahnya yang teduh dan gaya bicaranya yang ramah membuat banyak lelaki terpesona olehnya termasuk Mas Faruk. Ilmi BI a.k.a Tapir adalah wanita tereksotis yang pernah saya kenal. Bicaranya keras terutama kalo mendalilkan kata CUK. Dia adalah ‘adek’ dari Remy, mahasiswa angkatan 2013. Bukan karena mirip tapi memang sama tekstur wajahnya. Namun semester ini adalah ‘Waktu Yang Tepat Untuk Berpisah’ dengan teman-temannya terutama Kak Remy karena harus melanjutkan studi di negeri Kangguru. Aji a.k.a. HP adalah sesosok makhluk dari planet Krypton. Gaya bicaranya menandakan hanya ‘Radio’ yang mampu menangkap gelombang longitudinal dari pita suaranya. Mungkin juga hanya Mas Hafidz yang mampu berbicara dengan dia. Terakhir adalah Moh.Yasin a.k.a Castro. Dia adalah legenda sekaligus mitos yang pernah ada di KBM. Profesinya sebagai wartawan di stasiun televisi dunia lain membuat mudah dikenal oleh Rektor UGM. Dia adalah mahasiswa paling ‘Brilliant Brilliant Brilliant’ sepanjang sejarah KBM berdiri. Tak heran dia mudah mendapatkan gelar Filsuf dari Planet Remaja.
Itulah ‘Sebuah Kisah Klasik’ dari perjalanan saya untuk mengenal teman – teman baru saya. Lalu apa yang bisa saya deskripsikan dari seorang Moddie Alvianto Wicaksono a.k.a Kamowdie ?
Kamowdie adalah mahasiswa KBM ke 19 dan penggemar berat Sheila On 7 (507).